Senin, 11 Oktober 2010

berada di antara kiai




bergabung dengan staimafa


mengikuti studium general di kampus sekolah tinggi agama islam mathali'ul falah pati jawa tengah

Minggu, 10 Oktober 2010

asyiknya makassar






beberapa waktu yang lalu saya berkesempatan jalan-jalan ke makassar, mengunjungi tempat-tempat bersejarah. sayik buanget...

bersama gusti moeng






saya sempat berdiskusi kecil dengan Gusti Raden Ayu (GRAy) Koes Murtiyah, putri dari almarhum Sampeyandalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan (SISKS) Paku Buwono XII. dia hadir di desa prawoto karena memenuhi undangan panitia acara grebeg prawoto, pada pertengahan 2010 lalu. kami membicarakan terutama tempat-tempat bersejarah yang berada di prawoto.

bekas pondasi kerajaan prawoto



baru-baru ini juga diketemukan tumpukan batubata yang membentuk seperti pondasi dalam ukuran besar: lebar kurang lebih 1 meter dan panjangnya belum diketahui. batubata yang tertata ini tertimbun di kedalaman tanah. diketaui keberadaannya setelah ada warga yang tanpa sengaja menggali di sekitar lokasi. keberadaannya hingga kini masih misteri.

situs prawoto perlu perhatian pemerintah


saya menyukai benda-benda dan beragam peninggalan purbakala. minat saya di bidang ini saya sadari sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. saat itu saya sering diajak ayah saya mengunjungi tempat-tempat bersejarah. mulai dari bekas lokasi kerajaan kuno, benda-benda unik, sampai diketemukan dengan orang-orang yang mengetahui sejaah masa lampau. ini kemudian saya kembangkan ketika saya kuliah di s.1 hingga ketika saya menjadi dosen dan mengampu matakuliah antropologi.

kebetulan di desa saya, ternyata menyimpan beribu misteri, terkait dengan diketemukannya tempat-tempat, benda-benda dan beragam barang kuno, yang diduga sebagai sakasi keberadaan sejarah masa lalu. sayang, keberadaan itu tidak menggugah pemerintah daerah setempat. saya berharap ada pihak-pihak yang perhatian dengan cerita saya ini.